hari ini aku melihat sebuah pertunjukkan anak muda yang ingin menunjukkan dan membuktikan ide kreatif yang mereka miliki, atau mungkin lebih pada ingin menunjukkan aku kuliah di universitas terkenal di kotaku dan lihatlah apa yang aku hasilkan dari sekolah disini.
pertunjukkan yang selalu meneriakkan nama universitas mereka yang seolah memang hanya sekolah mereka saja yang bisa kreatif dan menjadi yang terdepan.
ya... ya... kecintaan terhadap almamater itu akan tumbuh, bahkan sebelum kita masuk dan masih bercita2 berkuliah disanapun kita akan sudah bisa membanggakan diri apalagi sudah dapat berkuliah disana. tahu prospek jika berkuliah disana, tahu bakalan dijadikan orang ahli, tahu bakalan mempunyai masa depan yang cerah karena lulusan dari sana, tahu kita istimewa dengan kita menjadi yang terpilih untuk dapat kuliah disana. semakin kita tahu banyak apa yang akan kita dapatkan dengan berkuliah disana maka kebanggaan dan berasa istimewa akan selalu hadir dalam diri mereka, walaupun mereka juga tahu mereka akan dituntut untuk belajar dengan keras melebihi dari anak yang kuliah di universitas lain, namun mereka akan rela melakukan itu semua demi apa yang akan mereka dapatkan ketika mereka proses berkuliah dan apa yang akan mereka dapatkan setelah mereka lulus nantinya.
saya jadi membayangkan jika setiap orang mengetahui apa yang akan mereka dapatkan ketika mereka memeluk dan mejalankan islam, mereka mengetahui detail kenikmatan apa yang akan mereka dapatkan maka rasa kebanggaan yang sangat, istimewa yang sangat dan syukur yang sangat akan selalu mereka panjatkan dalam setiap detiknya dan tidak akan mereka menyia-nyiakan waktu mereka sedetikpun untuk melakukan setiap proses menjalankan agama dengan benar.
jika kita belum tahu mengenai apa itu islam dan kenikmatan apa saja yang akan diberikan kepada kita ketika kita lulus dalam menjalani proses, maka mari kita semua mencari tahu dengan benar, secara ilmiah dengan kritis mencari... mari mencari... mari mencari dengan benar.
Sabtu, 12 Maret 2016
Rabu, 09 Maret 2016
Yang mana
Jika kita mengamati secara detail kehidupan ini, maka kita akan semakin mengerti bahwa semakin banyak perbedaan yang terjadi. Terlalu banyak sudut pandang dalam mengartikan sebuah masalah yang sebenarnya hanya remeh di sekitar kita, namun permasalahan itu menjadi besar dan menjadi sebuah perdebatan jika setiap orang mempertahankan pendapatnya. lalu sebenarnya kita harusa mempertahankan pendapat kita ataukah kita bertoleransi saja dengan pendapat mereka???
Rasanya terlalu sulit untuk menjawab itu, banyak yang memandang bahwa apa yang mereka ungkapkan adalah benar sehingga butuh untuk di pertahankan sehingga tidak perlu mengalah untuk sebuah kebenaran. namuan di lain pihak, semuanya harus memandang apa dulu yang perlu di ributkan sehingga hal itu pantas untuk di perdebatkan dan di pertahankan.
Efek dari mempertahankan apa pendapat pada masalah yang sepele itu buruk terhadap sebuah hubungan pertemanan jika dalam sebuah pertemanan itu tidak di dasarkan dalam sebuah obyektifitas. perasaan yang selalu benar dan sensitifitas dalam kehidupan dapat menghancurkan segalanya hanya karena permasahan sepele.
Efek dari mempertahankan apa pendapat pada masalah yang sepele itu buruk terhadap sebuah hubungan pertemanan jika dalam sebuah pertemanan itu tidak di dasarkan dalam sebuah obyektifitas. perasaan yang selalu benar dan sensitifitas dalam kehidupan dapat menghancurkan segalanya hanya karena permasahan sepele.
Langganan:
Postingan (Atom)